"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
TOLIKARA HALAMAN KE BERAPA, SEBUAH MEKANISME ADU DOMBA UNTUK MENGHANCURKAN ?

Posted 2015 19, Jul by: admin Globeleaks    | 422.557 hits view

Tolikara Halaman ke Berapa, Sebuah Mekanisme Adu domba untuk Menghancurkan ?
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

image Copyright : metrotv

 

Jika kita perhatikan Tolikara adalah sebuah fenomena yang terjadi bukan karena musabab isu sara, namun terdapat kemungkinan konspirasi dan lain sebagainya, tulisan ini mungkin bisa menjadi sebuah insight mengenai Apa yang disebut dengan metode adu domba untuk menghancurkan negeri ini.

 

TOLIKARA... HALAMAN BERAPA?

Penulis : Nestor Rico Tambun

Terjadi kerusuhan berlatar agama pada saat perayaan Harii Raya Idul Fitri, di Karubaga, ibukota Kabupaten Tolikara, Papua.

Karubaga, Tolikara... ada apa denganmu? Saya seperti tidak percaya. Nama kalian bukan nama yang dikenal di Republik ini. Kalau orang ditanya, dimana letak kalian, pasti lebih banyak orang yang tidak tahu.

So, ada apa dengan kalian? Adakah tangan-tangan hitam, yang menginginkan kehancuran rakyat di negeri ini mulai bekerja lagi, seperti terjadi di Ambon, Maluku, dan Poso dulu...?

Kerusuhan di Maluku bukanlah ulah rakyat Maluku. Rakyat Maluku sudah ratusan tahun hidup berdampingan, bersaudara saling beda agama. Siapa yang memicu kerusuhan di sana? Siapa yang memasukkan senjata ke sana? Siapa yang membawa orang-orang dari luar Maluku berperang di seluruh wilayah Maluku?

TNI, atau kelompok TNI yang sakit hati dan ingin membuat pemerintah pusing dan takut? Perusahaan asing yang ingin negeri ini kacau, sehingga usahanya aman? Atau kelompok-kelompok fundamentalis, yang memang tak perduli nilai-nilai kemanusian dan peradaban?

Yang mana pun, pemerintah negara ini dan rakyat bangsa ini memang bodoh, karena tidak bisa bertindak cepat dan cerdas. Dan gejala kebodohan itu terlihat lagi padamu, Karubaga, Tolikara....

Di laman media sosial bertebaran postingan fotokopi surat edaran dengan kop Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) - Badan Pekerja Wilayah Tolikara, yang berisi larangan (ancaman) melakukan kegiatan yang berkaitan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Ini surat edaran yang konyol yang ditanggapi dengan cara yang bodoh? Siapa pengurus GIDI Wilayah Tolikara ini? Kenapa ada pengurus gereja bisa mengeluarkan edaran seperti orang tidak bertuhan seperti ini? Apakah GIDI ini anggota PGI (Persatuan Gereja-gereja di Indonesia). Kenapa pengurus PGI tidak tanggap dan diam saja?

Lebih lanjut lagi, bukankah di Tolikara ada Kapolres dan Dandim? Apakah Polres dan Kodim disana tidak punya reserse atau intel? Apakah BIN (Badan Intelijen Negara) tidak bekerja di Tolikara? Tugas Kapolres bukan hanya mengatasi korban dan memberikan keterangan-keterangan bodoh setelah terjadi kerusuhan. Itu Kapolres bleguk. Pimpinan Polri, perwira menengah kalian diajari apa aja sih?

Saya bisa bayangkan, halaman media sosial akan diramaikan ribuan posting hasut-menghasut dan panas-memanasi. Tidak ada kerusuhan saja, konten-konten perusak seperti itu berhamburan dari portal-portal abal-abal setiap hari. Dan banyak dari anggota masyarakat mempercayainya.

Kita ini, pemerintah dan rakyat bangsa ini, seperti orang yang ingin pulang ke kampung halaman, tapi lupa alamat kampung halamannya. Selalu berseru-seru ingin damai, tapi tidak tahu cara menjaga perdamaian dan mencegah kerusuhan. Selalu berseru-seru sebagai orang beragama, tapi tidak ber-Tuhan.

Karubaga, Tolikara, Papua.... saya cemas dan sedih untukmu. Ada apa denganmu....?

(Link to author account)


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : KONSPIRASI
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter