"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
TAJUK PEMIKIRAN : MENJADI PEMIMPIN DI INDONESIA ITU SERBA SALAH

Posted 09 Aug 2016 by: admin Globeleaks    | 562.644 hits view

Tajuk Pemikiran : Menjadi Pemimpin di Indonesia itu Serba Salah
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Denny Siregar, dalam tulisan-tulisannya yang bergaya anak medan. Dibungkus dalam sindiran-sindiran mengenai politik terhangat di Indonesia. Walau dengan penyampaian yang tidak terlalu serius, seringkali bisa dipetik hal-hal yang sebenarnya cukup menohok dan tepat, apa adanya. Berikut tulisan Jenaka Denny Siregar :



Tiba-tiba dapat surat dari Presiden Filipina habis buat status "Hukum Duterte". Saya bacakan...

"Kepada yang terhormat dek Denny, terima-kasih karena sudah mengangkat apa yang saya lakukan untuk Filipina.

Tapi perlu adek ingat, apa yang saya lakukan tentu dengan restu rakyat yang resah dengan begitu besarnya jaringan narkoba di negara kami. Saya pun belum tentu bisa menjadi Presiden di negara adek seperti Jokowi.

Lagian kalian itu rada aneh..
 

Ketika ada sosok yang revolusioner dari negara lain, kalian puji dan sanjung2 dia. Malah kalian berharap dan bermimpi, "Seandainya negeri kami ada pemimpin yang pemberani, bersih, sederhana dan semua yang dilakukannya untuk negara, pasti akan maju negeri ini... "

Tapi ketika Tuhan kirim yang kalian inginkan, kalian malah menghujatnya, mem-fitnahnya sebagai PKI, merendahkan fisiknya juga bundanya dan meragukan pengabdiannya untuk negeri. Kalian ini sebenarnya maunya apa ?

Kalian menagih janjinya, "Katanya kita ada uang, mana uangnya ??" Dan Presiden kalian mencanangkan Tax Amnesty untuk mengembalikan uang yang ada di luar negeri, kalian malah mencercanya mengatakan, "Kalau koruptor aja dikasi karpet merah.." Trus kalian ini inginnya bagaimana ?

Presidenmu menembak mati bandar narkoba besar, kalian malah membedaki bandarnya dengan kosmetik agama, di kasi janggut2an, di hitamkan jidatnya dan di propagandakan 10 kali khatam Alquran. Bukannya memuji ketegasan Presidenmu, kalian malah mengangkat bandar narkoba sebagai syuhada. Kalian ini otaknya kemana ?

Kalian punya pemimpin daerah yang tegas, yang melawan maling anggaran dan menyelamatkan triliunan kas daerah, bukannya berterima-kasih dan men-supportnya, malah sibuk teriak2, "Dia Kafir Cina !!" Kalian ini sperma model apa ?

Bagaimana bisa bertindak, kalian sibuk berwacana, rapat, kemudian membentuk pansus, rapat, pansus lagi dan akhirnya malah jalan ke luar-negeri pake minta di fasilitasi. Akhirnya masa jabatan habis tanpa ada solusi, sibuk pilihan lagi. Kalian ini warna celana dalamnya apa ?
Pengennya Presidennya yang bersih dan sederhana, tapi ketika anaknya jualan martabak kalian cela dan bilang tidak pantas anak Presiden begitu. Kalian ini kambing dibedakin atau apa ?

Saya ngeri dengan kalian..
 

Kebayang saya nembakin bandar narkoba di jalan2 dan kalian mem-fotonya kemudian sebarkan di media sosial dengan judul, "AllahuAkbar.. Presiden haus darah, mayat muslim bergelimpangan dengan penuh siksaan. Presiden adalah dajjal yang muncul di akhir zaman. Ketik amin, like dan bagikan !!"

Dan kalian share dengan kecepatan cahaya...

Kebayang ketika saya hantam daerah penuh bandar narkoba, dan kalian balas dengan bakar2 vihara, sambil teriak, "Trus bagaimana dengan kasus Ambon, Poso dan Tolikara ??" Lha, hubungannya apa ??

Ngeri jadi pemimpin di negeri kalian, mendingan saya berhadapan dengan bandar narkoba... Karena kecanduan narkoba lebih memungkinkan untuk dihajar daripada kecanduan agama.
Tahu masalah besar kalian ?

Kalian kurang bersyukur atas apa yang diturunkan kepada kalian. Kalian sulit berterima-kasih kepada Tuhan yang sudah mendengar doa2 kalian dan mengirimkan perantara2 untuk membenahi negeri kalian.

Kalian sibuk membenci, sibuk mengkotakkan diri, sibuk berbangga dengan komunitas kalian sendiri, ribut dengan statistik mayoritas minoritas, ribut dengan kosmetik pribumi dan non pribumi. Kapan kalian majunya ??

Ibaratnya, kalian pengen segera menikah tapi malah sibuk menikmati onani. Trus kapan dapat jodohnya ?

Jadi, dek Denny... perbanyaklah minum kopi. Mungkin itu yang lebih kalian butuhkan daripada membanggakan pemimpin buatan luar. Hargai putra terbaik negeri sendiri. Cintailah ploduk ploduk Indonesiah, pesan eyang Alim Malkus dan Titik Puspa.

Saya pamit dulu dan salam untuk pemimpin2 bagus di negerimu yang jauh lebih banyak dari yang kami miliki.

Salam seruput...


Rodrigo Duterte

Presiden Filipina.

 

 


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : VIRAL
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter