"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
RETORIKA ANIES BASWEDAN : GUSAR GUSUR SUDAH TIDAK ZAMAN, SEKARANG ERA PENATAAN ULANG ! BAGAIMANA CARANYA?

Posted 2016 17, Dec by: admin Globeleaks    | 268.308 hits view

Retorika Anies Baswedan : Gusar Gusur Sudah Tidak Zaman, Sekarang Era Penataan Ulang ! Bagaimana Caranya?
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Anies Baswedan, harus diakui memiliki daya tarik dalam berbicara, suaranya yang cenderung lembut dengan artikulasi yang sangat jelas, dengan kemampuan memilih kata-kata yang paling tepat dengan konteks yang paling baik dalam suatu peristiwa tertentu.

Namun entah mengapa makin kesini, Bapak Anies Baswedan tampaknya semakin penuh ironi dan pendiriannya semakin dipertanyakan.

Dalam pernyataannya di sebuah video yang disebarkan di twitter yang menuai banyak tanggapan hebat, yang bukannya mendukung malah mempertanyakan apa maksud pak Anies.

Bagaimana tidak, Anies Baswedan menyatakan bahwa Gusar Gusur sudah tidak zaman, lagi, gusar gusur sudah diganti menjadi penataan ulang. Dengan berdalih bahwa banyak rakyat yang berada di daerah rawan gusur merasa sedih jika digusur.

Amin. Memang benar, siapa yang tidak sedih jika rumah yang ditempati di gusur. 

tetapi pak Anies juga harus sadar, adanya yang namanya Perumpamaan yang disebut dengan kasih Sayang Monyet, Alkisah disebutkan Monyet kasihan dengan Ikan yang tampak berada di dalam Air, Monyet tersebut, sebenarnya tidak memiliki niat sama sekali untuk menyakiti ikan, itu, bahkan karena saking sayangnya, Monyet tersebut mengangkat ikan itu ke atas pohon, sebagaimana dalam pengetahuan monyet tersebut, berada di dalam air, pasti tidak nyaman dan tidak bernapas, apa yang terjadi ? Ikannya mati.

Bapak Anies, jangan bersikap bagaikana malaikat dengan mengatakan Kasihan Masyarakat, dan ini dan itu, jadi tidak boleh digusur, harus dimanusiakan. Lantas bagaimana penataannya kalau masyarakat tersebut berada di daerah tidak layak huni?, bangunan liar, dan bangunan di daerah sungai?, bapak mau sebagus apapun menata ulang, ya yang harus ditata yang bangunannya, dipindahkan, dibangun kembali. Bukan sungainya yang dipindahkan.

Pak Anies sepertinya antara dua hal, salah bergaul dengan orang-orang seperti Fadli zon yang sedari awal sudah menggaungkan kebencian pada pihak-pihak yang menjadi lawan politiknya, sampai pada awal pendeklarasian anies baswedan, bukannya menunjukkan kehebatan Anies, malah membacakan puisi urakan berjudul Tukang Gusur Sebagai bentuk sindiran atas tindakan-tindakan ahok yang selama ini dianggapnya doyan menggusur rumah rakyat.

Mau seribu tahun sekalipun, kalau memang salah, ya pasti salah, bangunan tidak layak, bangunan tidak tertib, tidak bermartabat, kalau pemerintah mampu, ya harus diperbaiki. Rasa Sedih pasti ada, namun kalau tujuannya untuk memanusiakan manusia, rasa sedih itu akan hilang sendiri.

Jujur saja, melihat video cara anies berbicara, sangat cocok digunakan sebagai bagian dari motivator learning technique content, tetapi dari segi eksekusi?, hmmmm, sepertinya belum begitu menyakinkan.

Selamat buat Bapak Anies yang santun dan tentu saja dengan Retorikanya. Good Luck !


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : KONSPIRASI
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter