"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
PRIA PALING SADIS YANG PERNAH HIDUP DI BUMI, PANZRAM SANG PEMBANTAI

Posted 2015 01, Sep by: admin Globeleaks    | 374.690 hits view

Pria paling Sadis yang Pernah Hidup di Bumi, Panzram sang Pembantai
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Carl Panzram, seseorang dengan tubuh penuh tato tinggi enam kaki menggambarkan seorang raksasa dengan mata abu-abu yang dingin. Menaiki kapal yang menuju Angola di sekitar tahun 1920 bekerja sebagai pegawai dalam ekspedisi laut. Ketika tiba di Lobito Bay, dia mempekerjakan enam orang pekerja lokal untuk memberikannya layanan untuknya untuk memberikan panduan dalam ekspedisi yang disebutnya sebagai perburuan buaya. Sesuatu yang mengejutkan ketika dirinya kemudian menembaki orang yang dipekerjakannya tersebut untuk dijadikan sebagai mangsa bagi binatang buas tersebut.

Itu adalah satu dari begitu banyak kejahatan sadisitiknya. termasuk pembunuhan 21 orang dan pemerkosaan yang dilakukannya pada 1000 orang baik anak perempuan dan laki-laki. Ya betul, seorang monster. Panzram mengakui semua kejahatan itu, tidak seperti Ted Bundy yang tampak manis dan menawan, atau Rodney Alcala yang hanya dengan melihat wajahnya kita bisa tertipu. Panzram adalah pembunuh yang brutal dari luar dan dalam. "Untuk semua hal yang kulakukan, aku tidak menyesal sama sekali." Dalam autobiografinya dari dalams sel penjara dia mengatakan, "Aku membenci dunia ini, membenci semua umat manusia, bahkan aku membenci diriku sendiri".

Tapi, apakah dia memang seburuk itu?, ya, menurut para ahli yang mempelajari mengenai dirinya dan menemukan bahwa ada suatu kejadian yang membuatnya demikian. Terlahir di keluarga yang miskin dalam kondisi yang tidak menyenangkan di peternakan Minnesota pada tahun 1891, Ayahnya meninggalkan keluarganya pada usia 8 tahun.  Segera dia dipindahkan ke Sekolah bernama Red Wing dimana sekolah tersebut penuh dengan sadisme, dia pernah dihukum dengan pukulan dan bahkan pemerkosaan yang dialaminya membuatnya menyadari bahwa dunia ini adalah tempat yang penuh dengan keburukan dan berjanji akan membawa kehancuran di dalamnya. Harold Schecter yang mempelajari mengenai spelialisasi dalam psikologi serial killer menemui fakta ini.

"Cepat kamu, Manusia busuk anak Haram !, Aku akan membunuh 10 orang sepertimu jika masih berjalan lambat demikian" itulah teriakannya pada orang yang akan mengeksekusinya.

Setelah lulus dari Red Wing, dia menghabiskan waktunya tidur di Kereta yang buruk, bahkan ada kejadian di mana dia diperkosa oleh orang-orang yang sedang dalam perjalanan entah ke mana meninggalkannya dalam kondisi buruk. Panzram menulis, pada tahun 1915 dia melakukan perjalanan dari Idaho ke California dan wilayah sepanjang Sungai Columbia. Dia membakar bangunan-bangunan yang ada di sana dan melakukan pemerkosaan pada banyak anak laki-laki dan perempuan sampai dia sendiri lupa berapa jumlahnya. Pada tahun yang sama dia dipenjara di Oregon di penjara yang dipenuhi dengan kecoa dan tikus.

Tidak lama setelah melarikan diri pada tahun 1918, dia Melakukan pembunuhan pertamanya. Di New York, dia menyewa seorang nelayan dalam sebuah yak yang dibelinya dengan merampok pedagang, mencekcokinya dengan alkohol yang membuat semuanya tertidur dan menembaknya di kepala. Jumlahnya 10 orang. Kemudian dia berangkat ke Angola, memerkosa anak laki-laki dan membunuhnya dengan rasa puas tanpa penyesalan. Ternyata di Afrika dia diburu oleh polisi dan bersembunyi, mengetahui mengenai hal ini dia akhirnya kembali ke Amerika.

Tahun 1928, Panzram ditangkap untuk serangkaian perampokan dan dipenjara di Washington DC, ketika sipir mengetahui bahwa dia mencoba melarikan diri, maka dia dipenjara dengan tangan diborgol dan dipukuli hingga pingsan. Henry Lesser merasa kasihan padanya dan memberinya satu dollar untuk membeli makanan dan rokok. "Tidak ada orang yang baik padanya selama hidupnya " Kata John Borowski, yang membuat film dokumenter mengenai Carl Panzram yang berjudul " The Spirit of Hatred and Vengeance (Roh kebencian dan Balas Dendam). Keduanya menjadi teman, Lesser memberikan pulpen dan kertas padanya menyakinkan dirinya untuk menulis kisah hidupnya.

Panzram dihukum 25 tahun di penjara Lavensworth di Kansas. Dia membunuh Robet Warnkes dengan batang besi yang membuatnya harus menuju tiang gantungan. Dia menolak secara jelas semua gerakan yang ingin membantunya. "Setelah bertahun-tahun penuh dengan siksaan, akhirnya Panzram menginginkan kematian dalam bentuk yang sadis" kata Borowski, dia membentak para pengeksekusinya dengan mata yang penuh dengan kemarahan tanpa rasa penyesalan.

Lesser menyimpan tulisan Panzram, tetapi penerbit tidak menyukai mengenai manuskrip yang penuh dengan gambar itu, sampai pada tahun 1970, diterbitkan dengan judul "Killer : A journal of Murder" (Pembunuh : Sebuah Diary dari Pembunuh) . "Panzram sebenarnya adalah seorang penulis yang hebat " kata Joe Coleman, yang menggambar cover dari buku tersebut. "Panzram tampaknya cerdas dan bisa berbuat lebih banyak lagi jika membaca tulisannya " tambahnya.

Panzram membantu banyak ahli kriminologi untuk mengetahui pikiran para pembunuh seperti panzram, Borowski dalam autobiografi sang pembunuh mengatakan bahwa jika ingin melahirkan seorang monster kriminal, maka lakukanlah keburukan terbesar padanya seperti memerkosanya saat dia tidak mampu untuk melawan sama sekali.


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : VIRAL
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter