"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
PRIA INGGRIS INI MENJELAJAHI NEGARA-NEGARA SECARA DRAMATIS, DARI TERJATUH DI NEPAL SAMPAI DITELANJANGI DI ISRAEL !

Posted 2015 09, Aug by: admin Globeleaks    | 382.408 hits view

Pria Inggris Ini menjelajahi Negara-negara secara Dramatis, dari terjatuh di Nepal sampai ditelanjangi di Israel !
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

 Ada beberapa hal terkait dengan perjalanan ke suatu negara lain yang membuat orang merasa lebih hidup. Apalagi jika terdapat tantangan baru yang memacu adrenalin atau bahkan membahayakan hidup. Wow

Hal tersebut sudah dibuktikan dengan mengadakan sebuah perjalanan yang menakjubkan dengan tujuan yang bisa dikatakan sangat membahayakan, bagi beberapa penjelajah hal ini sangat mengganggu dan selalu dihindari dan menjadi bahan pertimbangan dalam memutuskan untuk mengunjungi suatu negara.

Bagi Will Hatton, tantangan adalah sesuatu yang membuatnya merasa hidup. Pria inggris ini telah mengunjungi hampir 50 negara dalam jangka waktu 7 tahun. Dia bahkan dikatakan Gila karena telah mengadakan perjalanan membahayakan mulai dari Venezuela sampai ke beberapa sudut dunia di Amerika Barat.

Pria dari Brighton yang berusia 26 tahun ini bahkan pernah diculik di negara paling berbahaya di di Amerika Barat. Sangat jarang ada penjelajah ke sana, walaupun negara tersebut sebagai salah satu tujuan yang menghabiskan uang paling sedikit.

"Sebelum aku mengunjunginya, semua orang mengatakan bahwa aku Gila bahkan untuk berpikir mengenai itu saja. Saya bahkan mendapatkan masalah yang cukup genting, ketika harus berurusan di pasar gelap ketika menukar uang dollar ke uang Venezuela."


"Teman saya juga pernah dirampok di sana dengan ditodong pisau, dari perorangan bahkan grup, mereka tidak akan segan mengancam para turis. Walau demikian aku cukup jeli untuk melihat situasi yang pada akhirnya membuat saya tidak selalu mengalami hal genting sekalipun ada hal-hal yang cukup berbahaya."

Di Venezuela di wilayah sekitaranna, bagi para pemula yang bahkan belum pernah meninggalkan eropa, ada beberapa saran penting.
"Jika memang belum siap menjalani sesuatu yang berbahaya, maka sebaiknya bergerak ke Asia dahulu, di sana jauh lebih aman, Walau memang tidak ada jaminan bahwa anda akan selalu aman. di Thailand contohnya anda akan menghadapi sulitnya trafik di jalanan atau bahkan perampokan, namun hal itu hanya terjadi jika anda memang tidak bersiap siap dan lengah".


"Setiap negara sebenarnya punya tingkat keberbahayaan yang relatif sama, namun ada hal-hal yang memang harus diperhatikan secara seksama, yang bisa membuat perbedaan yang sangat besar. Contohnya jika mau melakukan perjalanan di Palestina ada baiknya untuk menanyakan dahulu hal-hal terkait dengan orang lokal.

Bagi Will sebenarnya, justru tempat yang agak berbahaya adalah tujuan paling berharga.

"Di tempat normal anda harus berbagi tempat dengan para turis yang gila dengan foto. Mereka sebenarnya lebih berbahaya daripada tempat yang sering dikatakan berbahaya".

"Perlu diketahu, orang di seluruh dunia, menurut pengalaman saya adalah hampir sama saja. Banyak yang baik dan suka menolong sesama. Berkenalan dengan orang mudah, cukup tersenyum saja. Ketika sudah punya teman lokal, biasanya perjalanan menjadi otomatis relatif aman"

"Aku pernah di Nepal, ketika ada pria dengan tinggi tujuh kaki, dia memegang suatu senjata yang bisa kukatakan sebagai senjata dari neraka, sangat menakutkan dan di sana aku cukup berada di ambang kematian, juga pernah mengalami kecelakaan motor di sana dan hampir meninggal. "

 

"Ketika di Costa RIca, saya sangat sakit ketika berada di hutan dan harus dievakuasi ke rumah sakit. Saya bahkan ditawari untuk dipotong kaki sebagai opsi. Saya menolak dan dua minggu kemudian saya sehat kembali.
"Ketika ke Himalaya, aku pernah mengalami komplikasi di paru-paru di mana paru-paruku dipenuhi dengan cairan. Saya sudah sempat di wilayah Throngla di puncak gunung paling tinggi itu, tapi harus segera kembali sebelum aku benar-benar mati."

"Suatu waktu ketika kembali dari Kunjungan di Komunitas Palestina, saya diberhentikan di Perbatasan oleh tentara israel, seakan sedang berada di adegan film James Bond, tiba-tiba saya melihat pintu dari metal dan seorang tentara dari belakang kaca tahan peluru menyuruh saya untuk menyerahkan tas saya, saya dicurigai membawa sesuatu dan disuruh masuk ke ruangan dan ditelanjangi untuk melihat apakah saya membawa barang berbahaya."

"Setelah terbukti tidak bersalah, saya dilepaskan namun tetap saja, hal tersebut sangat mendebarkan. Saya kemudian melakukan perjalanan dan singgah di Colombia dan melakukan pekerjaan untuk menabung di Amerika dan kemudian terbang ke India."

Will saat ini berencana akan mengunjungi burma, china, hingga pakistan di wilayah di mana suku-suku tak terjamah ada dan wilayah rentan perang.
Menginspirasi dan mendebarkan.
Sumber : DailyMail.

Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : VIRAL
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter