"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
PENSIUNAN CIA UZUR INI MENGAKU MEMBUNUH MARILYN MONROE DAN BANYAK TOKOH LAINNYA ATAS AGENDA PEMERINTAH AMERIKA

Posted 2016 14, Jul by: admin Globeleaks    | 309.683 hits view

Pensiunan CIA Uzur ini Mengaku membunuh Marilyn Monroe dan Banyak Tokoh Lainnya atas Agenda Pemerintah Amerika
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Norfolk Virginia, Pensiunan CIA berusia 78 tahun, merupakan seorang yang sangat ahli dalam menggunakan senjata ledak, dan racun, Norman Hodges, membuat pengakuan yang sangat mengejutkan ketika dia sudah berada dalam kondisi perawatan di rumah Sakit Sentara. Norman mengaku telah melakukan 37 pembunuhan atas perintah pemerintah Amerika mulai dari tahun 1959 hingga 1972, termasuk salah satunya Marilyn Monroe.

Hodges, bekerja bagi CIA selama 41 tahun sebagai seorang pekerja lapangan yang menangani issue keamanan untuk pihak-pihak penting dan menjadi seorang pengeksekusi bagi individual yang dianggap sebagai ancaman keamanan bagi amerika.

Terlatih sebagai seorang penembak jitu, ahli bela diri, dan juga memiliki pengalaman yang sangat mengagumkan dalam menggunakan senjata-senjata yang tidak konvensional seperti racun dan bahan peledak.

Hodges, bersumpah dia mengingat dengan sangat jelas, semua pembunuhan yang dilakukannya untuk CIA, di mana, dia telah melakukan pembunuhan 37 orang di Amerika, yang diperintahkan oleh James Jimmy Hayworth yang sudah meninggal pada tahun 2011 silam lalu.

Dia mengaku melakukan pembunuhan pada tahun 1959 hingga maret 1972, di mana CIA memiliki banyak agenda, terkait dengan politik dan masalah keamanan. Kebanyakan dari korban Hodges adalah Aktivis politik, jurnalis, dan pemimpin gabungan. Dia juga mengklaim telah membunuh ilmuwan dan artis yang dianggap menjadi ancaman bagi amerika.

 

CIA mendapatkan barang bukti yang menunjukkan bahwa Marilyn Monroe tidak hanya tidur dengan Kennedy, tetapi juga dengan fidel castro. Pemimpinku Jimmy Hayworth mengatakan bahwa dia harus mati, dan harus kelihatan seperti bunuh diri. Saya mematuhi perintahnya.”

 

Marilyn monroe meninggal pada jam 1 pagi, di Agustus tanggal 5 pada tahun 1962. Hodges mengklaim bahwa dirinya masuk ke ruangan Monroe ketika dia tidur dan menyuntiknya dengan Chloral Hydrate sejenis obat sedatif yang sangat kuat dicampur dengan Nembutal yang menyebabkan kematian.

gambar Marilyn Monroe

Kini hodges menjadi tahanan dalam pengawasan FBI. Pengakuannya sangatlah serius namun, karena tidak adanya saksi dan tentu saja dokumen yang hampir nihil dan keterkaitan keseriusan pengakuannya termasuk tidak adanya saksi yang hidup yang bisa ditanyai.

Hanya Tuhan yang tahu kebenaran dari Kisah ini.


Hal ini mungkin sejalan dengan banyaknya fakta-fakta propaganda Irak, Libya, dan masih banyak lagi. Hanya waktu yang bisa menjawab.

 

mungkin anda juga tertarik dengan issue ini

PERNYATAAN KERAS PRESIDEN PUTIN : SEMUA FAKTA MENUNJUKKAN BAHWA ISIS ADALAH BUATAN AMERIKA !

GERAKAN RAHASIA AMERIKA DI BALIK SERANGAN IRAK DAN KEMATIAN SADDAM HUSEIN

sumber : theboremind media.


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : KONSPIRASI
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter