"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
MITOS MENGENAI UANG, STUDI OLEH ROSE EVELETH

Posted 2015 27, Jul by: admin Globeleaks    | 436.566 hits view

Mitos Mengenai Uang, Studi Oleh Rose Eveleth
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Judul Asli : The Future Truth of Death of Cash

Penulis : Rose Eveleth

 

Suatu musim panas pada tahun 2025, kamu sedang menunggu suatu pertemuan dengan cukup lama di kantor. Beberapa dari kolegamu memilih untuk mengikuti pertemuan dari rumah. Wajah dan tubuh mereka direpresentasikan dengan hologram yang duduk di atas kursi masing-masing. Tapi kamu hadir di lokasi, artinya kamu mendapatkan suguhan makan, berupa potongan salami segar dan buah-buahan. Kemudian kamu keluar dari kantor dan mencoba mencarii angin segar kemudian membawa segelas kopi. Di jalanan mobil mobil sudah berjalan sendiri, dan orang-orang tampak sibuk melihat internet dengat alat yang menempel di dekat mata mereka. Melihat persediaan dan semua hal secara online.

Ketika memesan latte dengan susu dari kedelai, susu yang hanya bisa kamu dapatkan saat itu karena susu organik sudah sulit didapatkan karena industri tersebut sudah tidak ada lagi. Kamu mengambil dompetmu, untuk membayar tagihan untuk sesuatu yang diambil tadi. Kamu menggunakan beberapa lembar uang. Tunggu dulu, beberapa lembar uang?, bukankah ini 10 tahun ke depan?, apakah orang masih menggunakan uang tunai?

Memang sangat menggoda, jika kita langsung mencoba untuk memprediksi keberadaan uang di masa depan. Faktanya orang-orang telah memprediksi mengenai akhir dari uang fisik selama 60 tahun lebih. Dengan pertumbuhan kartu kredit, pembayaran tanpa kontak fisik, dan dana yang disimpan secara algoritmik dengan kemampuan criptanalysis seperti bitcoin. Mungkin saja memang bahwa uang fisik akan menjadi masa lalu dalam waktu dekat. tapi jika kita memperhatikan bahwa ada hubungan psikologi antara bagaimana cara kita membayar sesuatu daripada membuatnya hanya sebagai representasi angka dalam alat akan membuat anda yakin bahwa keberadaan uang fisik di masa depan akan selalu relevan, atau setidaknya memprediksi akhir dari uang cash tidaklah seperti semudah yang kita bayangkan.


In the US, cash in circulation grew 42% between 2007 and 2012 (Credit: Getty Images)

 

Di amerika serikat, sirkulasi uang tunai bertumbuh 42 persen atara 2007 dan 2012. Uang tunai itu sulit untuk dilacak, mudah dibawa, dan terpercaya dan bisa diandalkan dibandingkan angka-angka

Hampir tidak ada alternatif paling nyaman dibandingkan dengan uang tunai. Bitcoin itu, tidak diketahui dan sulit dilacak tetapi jelas tidak stabil, tidak nyaman dan berdiri hanya sebagai angka saja. Kartu kredit dan debit tentu kita sudah kenal dan ternyata diterima luas. Menghubungkan pembayaranmu dengan orang-orang yang terkait. Pembayaraan peer-to-peer layaknya pembayaran uang tunai, sama seperti Paypal, Venmo, Skrill dan masih banyak lagi, tapi apa masalahnya?, ada hal fundamental yang tak bisa dihapus, yakni mudah dilacak.

(Redaksi : Pembayaran tipe ini hanya akan berhasil jika dilakukan pencatatan log transaksi, sehingga tidak ada repudiation/ penyangkalan)

Dan ada Pertanyaan global mengenai Keterpercayaan. Dalam kasus uang Amerika. Uang tunai selalu memiliki nilai bahkan diluar batas negara. Faktanya, 1/3 pemegang uang tunai dollar amerika berada di luar negara amerika sendiri. Orang-orang menyimpan uang tunai untuk hal-hal darurat. Untuk memastikan jika terjadi sesuatu hal, selalu ada yang digunakan sebagai bahan tawar.

(Redaksi : bahan tawar dalam artian seandainya sistem keuangan digital gagal, kita masih bisa membuttikan bahwa dana yang kita gunakan selalu bisa menjadi alat tukar.)

Getty Images

 

Sementara teknologi berusaha untuk mencoba membuat sistem yang dilakukan oleh sistem uang tunai. Sederhanannya, kita belum berada di sana. Kita juga bisa memperhatikan, penggunaan uang tunai berupa kertas dan uang koin tidak pernah berdampak pada kegagalan transaksi secara umum (di luar dari kasus pencucian uang tentunya).

Number crunching

Sangatlah sulit untuk menentukan nilai dari suatu dana hanya berdasarkan pada penggunaan uang tunai secara global. Satu atribut penting dari keunggulan uang tunai adalah sulit dilacak transaksinya. Bahkan data dari penggunaan uang tunai hanyalah gambaran saja.

Cara tercepat untuk memperkirakan nilai yang berjalan dalam transaksi uang tunai adalah dengan melihat bagaimana sirkulasi dana tersebut dihitung. Dengan mengukur perhitungan dari sirkulasi kita mengetahui bahwa akhir dari uang tunai belum akan berakhir dalam waktu dekat. Di amerika, jumlah sirkulasi yang bertumbuh sebesar 42 persen dari 2007 sampai 2012 menunjukkan bahwa uang tunai jauh sangat diminati di luar dari perkiraan mengenai teknologi yang digembar-gemborkan akan segera mengakhirki keberadaan uang tunai.

Walau demikian, memang dana sirkulasi tidak selalu menggambarkan berapa besar transaksi sebenarnya yang terjadi di kenyataan. Tidak ada satu orang pun yang akan mengetahui berapa besar dana yang berjalan, kecuali membuat perkiraannya saja. Hal ini dinyatakan Daniel Wilson, ekonomis dari Bank Federal San Fransisco, kita tidak mengetahui berada dana transaksi tunai setiap harinya.

Untuk mengetahui pergerakan uang tunai, Economist telah membuat model dan survey. Di belanda, contohnya, ekonomis bernama Nicole Jonker dan timnya di National Bank Belanda telah membuat sesuatu yang disebut dengan diary pembelajaran. Mereka meminta partisipan untuk menuliskan transaksi sehari-hari mereka baik tunai maupun non tunai. Dari sana mereka mencoba menggambarkan bagaimana orang-orang belanda menggunakan uang mereka untuk membeli sesuatu.

Many have suggested that digital payments will lead to the end of cash (Credit: iStock)

 

Banyak yang menyatakan bahwa uang tunai akan berakhir dengan adanya pembayaran Digital. Di belanda Studi kasus menunjukkan bahwa pertumbuhan pembayaran digital yang sangat tinggi, dimana ada 1400 supermarket yang tidak lagi menerima pembayaran uang tunai.


Sebagai dampaknya, pembayaran dengan kartu telah meningkat 7 sampai delapan persen setiap tahunnya. Walau demikian tetap saja uang tunai memiliki pergerakan tertinggi di Belanda. 2.7 milliar dengan kartu , dan diperkirakan 4 milliar dollar dengan uang tunai. 

Studi menunjukkan di Inggris, setengah transaksi pada tahun 2013 berdasarkan laporan Dewan pembayaran di Inggris dikenal dengan Payment UK. menyatakan bahwa transaksi dalam uang tunai, walau perkiraan di tahun depan, 2016 dana akan banyak dilakukan di pembayaran digital dan penggunaan uang tunai akan berada di bawah 50 persen.

Studi yang dilakukan seperti yang dilakukan jonker di seluruh dunia menunjukkan bahwa 7 negara yakni Australia, Austria, Kanada, Perancis, Jerman, Belanda, dan Amerika, bahwa 46-82 persen dari transaksi dilakukan dalam uang tunai pada tahun 20120. Tentu saja, dalam kasus ini mungkin saja nilai dari keterpercayaan dan metode studi riset tidak sama dis etiap negara yang disebutkan tadi.

Beberapa menykai uang tunai, karena sifatnya anonim dan transaksinya tidak mudah dilacak (Credit: Getty Images)

Bahkan di negara negara yang dikenal sebagai rajanya uang non tunai seperti swedia, dan denmark tidak benar-benar hanya menggunakan uang digital saja. Pada juni tahun ini, deklarasi oleh denmark menyatakan bahwa pada tahun 2016 tidak ada lagi uang tunai. Bakar uang kertas mu, tahun 2016 tidak ada lagi transaksi dengan uang fisik. Rene THomsen manajer dari Perserikatan bank Denmark menyatakan bahwa ada kesalahpahaman mengenai Pernyataan denmark dalam hal penggunaan uang fisik. Ada aturan bahwa semua toko harus menerima uang fisik. Peraturan ini tentu akan menjadi tumpang tindih.

"Sangat sulit membayangkan, jika pada sepuluh sampai 15 tahun ke depan tidak ada lagi uang tunai. Tentu sangat tidak mungkin lagi ketika kita ke bank dan kita meminta "Aku mau 1000 dollar dalam bentuk tunai"

 

Irrational urge/ Intensi yang Tidak Rasional

Mungkin kekuatan dari uang tunai memiliki peran yang membuat hubungan kita dengan uang tunai menjadi sangat dekat. Biasanya segala transaksi yang bisa kita lakukan selalu kita usahakan dengan uang tunai,selama masih bisa dilakukan dan ktia tidak sedang terburu-buru. Orang -orang selalu memberikan nilai yang berbeda antara uang tunai dengan uang digital. Walaupun dua duanya memiliki nilai angka yang sama, tetapi orang selalu melihat uang tunai tampak nyata.Psikologis t Erich Uhlmann dari Management School of Paris, telah melakukan beberapa studi mengenai bagaimana orang-orang memandang uang tunai dan uang digital. "Saya sangat tertarik dengan intuisi manusia dan irasionalitas dari ekonomi" katanya. Ada perasaan irasional jika kita melihat uang fisik, rasanya dananya lebih banyak dibandingkan jika kita hanya melihat angka di suatu layar gadget.

Uhlmann melakukan percobaan dengan mempresentasikan skenario ini kepada partisipan. Mereka diberitahu kisah Ted dan Donna. Empat puluh tahun yang lalu kakek dari kakek Ted mencuri 1000 dollar dari Kakek dari kakek DOnna . Tentu saja, Ted secara langsung mewarisi uang tersebut. Dalam satu skenario, Ted dinyatakan memiliki uangnya secara tunai. Uangnya berada dalam box yang diberi langsung pada Ted. Dalam skenario yang lain uangnya diberikan pada Ted tapi dalam angka yang diberikan di aku bank Ted. Ketika Donna mengetahui hal ini, Donna meminta uang itu kembali.

 

Contactless payment is here but it's unclear yet how it will impact cash use (Credit: iStock)

Partisipan kemudian ditanya, apakah Ted seharusnya memberikan uang itu kepada DOnna?, orang-orang yang sudah mendengarkan cerita bahwa Ted memiliki uang itu secara tunai, mengatakan sebaiknya uang itu diberikan kembali, tetapi ketika dana itu sudah berada di bank account, jawaban partisipan menjadi berbeda beda, secara hukum Ted tidak memiliki kewajiban lagi memberikan uang itu beberapa berpendapat demikian.

Pemikiran yang demikian tidak hanya pada uang dollar dalam kotak saja. Tetapi juga dalam kasus keadilan dan kasus pencurian. pelaku riset yang lain telah melakukan studi mengeai hal ini. Orang akan merasa kurang bersalah ketika melakukan pencurian uang non tunai daripada ketika melakukan pencurian uang digital. Ketika anda membuat coca cola di luar box, orang akan cenderung mengambilnya begitu saja, daripada meninggal satu dollar di mesin penyimpan coca cola tersebut.

Tentu saja ada batasan-batasan mengenai hal ini. Jika bank mengurangi dana di akun bank mu, kamu masih akan merasa dicuri. Kata Uhlmaan. tapi ketika jumlahnya sama, ada perbedaan mendasar ketika uangnya masih dalam angka daripada ketika dalam bentuk tunai. Hal ini menunjukkan hal yang sangat menarik mengenai bagaimana otak manusia mempercayai suatu hal.

 

In 2012, between 42-80% of transactions were in cash, depending on the country (Credit: Getty Images)

Sejarah juga mencatat bahwa kita merasa aman ketika kita memiliki uang tunai. Siapa saja yang telah menonton kisah Mary Poppin akan segera tahu, bagaimana buruknya ketika uang anda semua berada dalam akun bank, dan krisis terjadi. Anda akan menjadi orang miskin sesegera mungkin.

Tentu saja mungkin bagi negara maju seperti Amerika akan lebih terikat dengan uang tunai. Budaya yang berbeda, kata Nicolas Christion periset dari Carnegie Mellon, Amerika memiliki ikatan yang kuat. Hal ini dikarenakan mata uang dollar Amerika selalu stabil dan menjadi acuan dari mata uang di dunia secara ekseluruhan, hal ini lah yang emmbaut orang-orang tidak ragu untuk menyimpan dana tunainya secara mandiri dalam waktu yang lama.

The mobile caveat

Beberapa pembahasan mengenai teknologi di masa depan yang berfokus di Amerika dan Eropa, beberapa inovasi terbesar belum dirasa mampu menggantikan uang tunai, walaupun ada kecenderungan pencarian -pencarian solusi tersebut sedang diusahakan.

Di amerika bisa saja, pada tahun 2025, kamu masih akan membeli kopi dengan uang tunai, sementara di Kenya sudah dilakukan mekanisme yang dikenal dengan mekanisme pembayaran M-Pesa. 17 Juta orang kenyata yakni 2/3 dari jumlah populasi orang dewasa telah menggunakan transaksi digital ini. Orang orang melakukan pembayaran dengan mengirim pesan. Dan Pesan akan diarahkan ke vendor untuk diambil uangnya oleh yang berkepentingan dan bank tidak ada hubungannya.

Kenya telah melakukan pembayaran digital lebih baik dari siapapun, kata Benzamin Mazzotaa periset dari Universitas Tufts yang mempelajari mengenai penggunaan uang tunai. M-Pesa kini diterima diseluruh bagian negara ini dan bahkan untuk transaksi besar dan kecil. Baik untuk beli mobil hingga beli makanan kecil.

 

The ATM remains ubiquitous (Credit: Getty Images)

Masih di tempat yang sama seperti Amerika dan Eropa Sistem seperti M-Pesa mungkin sulit diterima. Banyak teknolgi yang sukses dijalankan oleh Safaricon, operator terbsar di jaringan mobile. Jika semua operator mengimplementasikan hal ini, mungkin tidak akan tersentralisasi lagi dan kemungkinan besar segala bentuk kecurangan akan bermunculan.

 

Sistem Apple Pay misalnya sudah diimplementasikan sedemikian rupa. Tapi sangat sulit diterima. Kita harus memperhatikan bahwa M-Pesa menjalankan dana tunai secara berputar. walau dijalankan secara digital. uang tunai tetap saja dikirim ke penerima uang. Hal inilah mungkin yang membuat M-Pesa diminati karena tetap mengadopsi kenyamanan dari kepemilikan uang tunai.

Money makers / Pembuat Uang

 

Ketika kamu menanyakan siapa sebenarnya yang membuat mata uang ini?, apakah mereka yang menentukan pergerakan harga?. "Secara jujur, berdasarkan pertumbuhan yang terjadi, kita tidak mengantisipasi kemungkinan tidak adanya uang tunai di masa depan" Kata Eric Ziegler dari Crane Currency. Perusahaan desai uang dan penyediaan uang."Kami bahkan berpikir, uang tunai tidak akan pernah hilang"

Tentu saja, uang tunai tidak akan hilang , walau tentu bentuknya tidak selalu sama, atau nilainya tidak selalu sama sesuai dengan reguasi yang terjadi. Sebenarnya bisa kita ketahui bahwa uang paling aman adalah uang tunai, bukan uangdalam bentuk digital. Ada fitur-fitur yang tidak bisa dipalsukan dengan menggunakan alat yang berbeda. Sementara uang digital bisa diubah hanya dengan menggunakan sepotong program digital" kata Ziegler.

Masalah uang tunai bukan masalah apakah ada teknologi yang bisa menanganinya atau tidak, tapi masalah pilihan psikologi juga.

Pada tahun 2025, mungkin saja kamu akan membayar kopi dengan uang digital, tapi ketika dompetmu ditilik, uang kertas dan koin bisa saja masih bisa ditemukan.

 

Penulis Rose Eveleth, diterjemahkan oleh Globeleaks.com dari BBC Future truth of Death Cash.


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : SCIENCE
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter