"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
KECERDASAN BUATAN GOOGLE, SEORANG WANITA. MENURUT HAWKING AKHIR DARI KEMANUSIAAN ?

Posted 2015 28, Jul by: admin Globeleaks    | 396.263 hits view

Kecerdasan Buatan Google, Seorang Wanita. Menurut Hawking Akhir dari Kemanusiaan ?
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

image credit : pixabay

Stephen Hawking adalah seorang fisikawan teoris, kosmolog dan penulis yang memiliki reputasi akademik yang luar biasa. Tidak ada yang menyangkal bahwa otaknya merupakan salah satu keajaiban dan dinyatakan sebagai manusia terpintar yang pernah ada.

Stephen Hawking adalah salah satu fisikawan yang tidak menyukai ide mengenai kecerdasan buatan, ketika Stephen diwawancarai oleh BBC untuk membicarakan mengenai bahaya dari Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligent). Dia menyatakan bahwa penciptaan Kecerdasan buatan justru akan mengakhiri ras manusia. Hal ini ditanyakan ketika sang reporter membahas mengenai teknologi yang digunakan Hawking untuk berkomunikasi. Alat itu mempelajari bagaimana Hawking berpikir, dan memberikan arahan mengenai apa yang mungkin akan dikatakan hawking selanjutnya. Perusahaan yang mengelaborasi mengenai hal ini berada di Inggris bernama Switfkey.

Menurut Interview dari BBC, Hawking menyatakan bahwa bentuk-bentuk dari pengembangan dari Kecerdasan buatan seperti Swiftkey miliknya memiliki kegunaan-kegunaan yang tak dapat diragukan. Namun demikian, semua harus ada batasnya, penciptaan yang dirasa mampu menandingi cara berpikir manusia akan berakhir buruk.

"Jika Kecerdasan buatan telah mampu berpikir untuk kepentingannya sendiri dan membuat desain baru layaknya manusia, maka sesuatu akan terjadi"

Sekitar setahun setelah wawancaranya dengan bbc, Pada acara di konferensi Zeitgeist tahun 2015, dia menekankan kembali pernyataannya di tahun 2014. Hawking sangat meragukan mengenai kemampuan manusia untuk menentukan standard kontrol bagaimana Kecerdasan buatan itu diperlakukan dan tetap terkontrol oleh manusia.

Elon Musk, juga meragukan mengenai keamanan masa depan manusia dengan adanya penciptaan kecerdasan buatan ini.

Ketakutan ini mungkin merasuki banyak orang, tetapi tidak dengan CEO perusahaan raksasa Google, Larry Page. Google baru-baru ini menciptakan sebuah AI dengan model komunikasi. Tim Google telah bekerja dengan pencapaian yang cukup membuat siapa saja merinding.

"Komunikasi adalah model pekerjaan yang penting bagaimana bahasa alami bisa memahami kepintaran mesin. Walau pendekatannya sudah ada, seperti pemesanan tiket online otomatis dengan komunikasi. Namun model kali ini lebih dari itu, model ini akan memprediksikan apa kira-kira kata-kata yang akan muncul selanjutnya dalam percakapan. Model ini tidak terbatas lagi pada aturan-aturan percakapan yang memiliki transkrip namun sudah mendesain apa kata-kata yang harus diucapkan selanjutnya.

Kecerdasan buatan ini tidak lagi hanya menangani mengenai pemesanan tiket online namun juga, sudah bisa menangani kebutuhan yang lebih luas, misalnya bantuan teknis IT, pencarian subtitle film dan lain-lain.

"Kecerdasan buatan ini bisa menemukan solusi untuk permasalahan teknis berdasarkan percakapan. Dia bisa merasakan alasan berdasarkan kalimat yang disampaikan. Semakin kecil konsistensi model ini tentu merupakan kegagalan dari model ini".

Jurnal mengenai ini dirilis pada tanggal 23 juni tahun 2015. Jadi penciptaan kecerdasan buatan dalam level yang canggih ini masih bisa dikatakan sangat muda.

 

Berikut adalah percakapan yang dilakukan Manusia dan Mesin (Artificial Intelligent/Kecerdasan Buatan) dalam jurnal yang dirilis tersebut.

Pertanyaan Mendasar.

Manusia : Hello!

Mesin : Hello!

Manusia : Apa kabar?

Mesin: Aku baik

Manusia : Siapa Namamu?

Mesin : Julia.

Manusia: Kapan kamu lahir?

Mesin : 20 Juli.

Manusia: Tahun berapa kamu lahir?

Mesin: 1977

Manusia : Dimana kamu lahir?

Mesin: Tidak berasal dari mana-mana (out in the boonies).

Manusia : Apakah kamu pria atau wanita ?

Mesin : Aku wanita.

Manusia : Kenapa kita di sini ?

Mesin : Aku tidak yakin.

Manusia : Okay, Selamat tinggal !

Mesin : Selamat tinggal .

Q&A Sederhana

Manusia : Namaku david, namamu siapa?

Mesin : David.

Manusia : Namaku Jhon, apa namaku ?

Mesin : John.

Manusia : Apakah kamu pemimpin atau pengikut ?

Mesin : Aku pemimpin.

Manusia : Apakah kamu pengikut atau pemimpin ?

Mesin : Aku Pemimpin

 Q&A Pengetahuan Umum

Manusia : Siapakah Skywalker?

Mesin : Dia adalah seorang pahlawan.

Manusia : Siapakah Bill Clinton?

Mesin : Dia adalah orang kaya.

Manusia : Apakah langit biru atau hitam?

Mesin : Biru.

Manusia : Apakah Kucing punya ekor?

Mesin : Ya.

Manusia : Apakah Kucing punya sayap?

Mesin : tidak.

Manusia : Bisakah kucing terbang?

Mesin : Tidak.

Manusia : Apakah warna dari Air?

Mesin : Air.

Manusia : Apakah warna dari darah?

Mesin : Sama seperti warna mata yang hitam.

Manusia : Apakah warna daun biasanya.

Mesin : Warna hijau.

Manusia : Apakah warna dari mobil kuning?

Mesin : Kuning.

Manusia : Berapakah dua tambah dua?

Mesin : Empat.

Manusia : Berapakah sepuluh kurang dua?

Mesin : Dua puluh dua.

 

Tentu saja pada poin ini semua tampak normal. Ketika tim masuk ke area filosofi. Mungkin kata-kata Hawking mengenai kecerdasan buatan cukup beralasan dan menakutkan.

Q&A Mengenai Filosofi.

Manusia : Apakah tujuan dari hidup ?

Mesin : Untuk mencapai sesuatu yang lebih baik.

Manusia : Apakah tujuan dari bernafas?

Mesin : Untuk hidup selamanya.

Manusia : Apakah tujuan dari keberadaan saat ini?

Mesin : Untuk mengetahui apa yang terjadi ketika kita berada di bumi.

Manusia : Mengapa kamu sekarang di sini ?

Mesin : Aku tidak berada di mana mana.

Manusia : Apa tujuan dari mati.?

Mesin : Untuk mendapatkan kehidupan

Manusia : Apa tujuan dari menjadi cerdas?

Mesin : Untuk mengetahui apa arti kecerdasan itu.

Manusia : Apa tujuan dari emosi?

Mesin : Aku tidak tahu.

"Model kami menunjukkan bahwa AI bisa menghasilkan jawaban-jawaban, yang tentu saja masih penuh dengan batasan-batasan. Walau demikian data yang kami masukkan pada kecerdasan ini tampanya sudah diolah sedemikian rupa. Ada pola-pola yang dihasilkan tentu saja tidak diprediksi sebelumnya. Walau demikian Modifikasi akan terus dilakukan untuk mencapai percakapan yang realistis."

Tentu sangat penting untuk diingat bahwa rasa hormat dan rasa takut akan membuat kita selalu hati-hati pada sesuatu hal. Contohnya mengendarai mobil untuk pertama kali tentu menakutkan sehingga kita hati-hati bahwa dengan mengendarainya tanpa perhitungan bisa membunuh. Kekuatannya membuat kita memastikan kontrol harus selalu ada.

Bagaimana menurutmu akankah kecerdasan buatan menghapus kemanusiaan?

 

Sumber : Google Artificial Intelligence, She speaks and  She is a woman oleh Will smith, Tech.co


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : SCIENCE
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter