"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
COPA AMERICA : MASIH MANDUL , ARGENTINA BERUNTUNG

Posted 2015 27, Jun by: admin Analisis Bola    | 401.732 hits view

    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Perempat final Copa America digelar hari Sabtu, 27 Juni 2015 bertempat di Estadio Sausalito (Viña del Mar), Chile. Argentina keluar sebagai pemenang setelah beruntung menang lewat adu penalti. Dalam waktu normal Argentina dan Colombia tidak mampu mencetak gol. Kemudian dilanjutkan ke tendangan adu penalti, dari tujuh kali kesempatan kolombia hanya mampu mengkonversi menjadi empat gol, sedangkan argentina berhasil menciptakan lima gol. Carlos Tevez, menjadi penentu setelah tendangan penalti nya gagal dibaca oleh Ospina. 

 

Analiss strategi,

Babak I ,

Gerardo Tata Martino tidak mengubah gaya permainan Argentina, Formasi 4-3-3 Kesukaannya tetap digunakan meskipun tidak efektif.Sergio Aguero kembali digunakan sebagai daya gedor utama di posisi striker puncak. Beglia kembali diduetkan dengan Mascherano untuk melindungi empat back.

 

Jose Pakerman juga tidak mengubah banyak formasinya dan gaya bermainnya. Kehilangan tiga pemain, yaitu Edwin Valencia, Carlos Sanchez dan Carlos Bacca digantikan oleh Mejia dan lebih memilih Ibarbo masuk sebagai gelandang  bukan Edwin Cardona. Di Posisi striker Falcao yang tidak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya digantikan oleh Jackosn Martinez

 

Jalannya Pertandingan sudah dapat ditebak, Argentina menguasai pertandingan dan Colombia tidak mampu mengembangkan permainnanya. Di pertengahan babak pertama keputusan Jose Pakerman untuk memasukkan ibarbo benar-benar salah. kemudian dimasukkannya Edwin Cardona menggantikan Teo Guiterrez untuk menambah pertahanan yang terus digedor oleh Argentina.

 

Lionel Messi memiliki peluang emas, mendapat peluang di depan gawang yang kosong namun gagal disundul dengan baik. Argentina tidak diuntungkan di babak pertama karena banyaknya keputusan wasit yang salah. 

 

Babal II.

 

Kedua tim yang memiliki variasi permainan yang terbatas dan strategi pelatih yang minim membuat kedua tim gagal menciptakan gol. Argentina dibawah Asuhan Gerardo Martino seharusnya mengubah formasinya ke 4-4-2 atau 4-4-1-1 agar permainan lebih direct dan tidak membuang banyak peluang.Peran Messi dan Pastore hampir sama, seharusnya salah satu pemain itu harus diganti oleh striker seperti Iguen maupun Steves yang dapat menambah gaya gedor. 

 

Jose Pakerman lagi lagi melakukan keputusan -keputusan aneh memasukkan kembali Falcao adalah hal yang salah, tebukti Falcao tidak memberikan efek sama sekali dalam pertandingan ini. Sepakbola bertahan yang dibuatnya berjalan dengan baik, tetapi permainan sepakbola tujuan utamanya adalah mencetak gol bukan untuk menghalangi lawan untuk mencetak gol.

 

Argentina yang keluar sebagai pemenang dalam laga ini harus melakukan perubahan di posisi penyerang dan juga gaya permainan karena Argentina tidak mungkin selalu beruntung. jika harus berhadapan dengan adu penalti. 


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : OLAHRAGA
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter