"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
BERMAIN LEBIH BAIK , PERU BERHASIL KANDASKAN BOLIVIA

Posted 2015 26, Jun by: admin Analisis Bola    | 404.489 hits view

    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Laga yang berlangsung pada hari Jumat, 26 Juni 2015 di Estadio Municipal Bicentenario German Becker (Temuco), Peru menunjukkan kemapanan mereka di kompetisi ini kali ini. Peru berhasil mengandaskan Bolivia dengan skor telak 3-1. Hasil ini tidak terlepas dari performa apik yang ditunjukkan striker berpengalaman, Paolo Guerrero yang mencetak hattrick dan dan juga performa buruk yang ditunjukkan pemain bertahan Bolivia.

Dalam laga ini gol pertama Peru terjadi dimenit ke-21, gol yang terjadi berawal dari crossing Vargas dari sayap kiri, yang kemudian berhasil ditanduk oleh Guerrero. Gol kedua Peru terjadi hanya berselang 2 menit, berawal dari skema serangan balik dari posisi sayap kiri, Cueva memberikan umpan menusuk kepada Guerrero, yang langsung melesakkannya menjadi gol. Di menit ke-75 Guerrero berhasil menciptakan hattrick setelah Danny Bejarano melakukan passing yang salah ke Guerrero dan Guerrero tidak membuang peluang tersebut. Bolivia hanya mampu membalas lewat penalti dimenit ke-84 oleh Martins Moreno yang berawal dari pelanggaran dikotak penalti terhadap lizio.

 

Analisis Strategi

Babak I

Bolivia menggunakan formasi yang berbeda dari 3 laga sebelumnya di babak penyisihan. Formasi 4-2-3-1 diubah menjadi 5-3-2. Perubahan ini wajar dilakukan Mauricio Soria mengingat buruknya performa pemain bertahan Bolivia. Pada laga ini Soria melakukan perubahan aneh diposisi penyerang, Pedriel yang bermain cukup baik di 3 pertandingan awal malah digantikan Alcides Pena, dan terlihat Pena tidak mampu membahayakan pertahanan Peru. Sedangkan Peru tidak mengubah gaya permainan mereka seperti saat penyisihan. Formasi 4-4-2 mengandalkan Jefferson Farfan yang sudah bisa bermain dari awal dan Christian cueva yang mengisi 2 pemain sayap. Posisi gelandang diisi Yotun dan Retamoso yang menggantikan 2 pemain utama, Labaton dan Ballon.

 

Performa apik yang ditunjukkan Jefferson Farfan dan Christian Cueva mampu membombardir pertahanan Bolivia. Posisi fullback Bolivia yang diisi Morales dan Hurtado selalu dapat ditembus dengan mudah. Terlihat bagaimana Peru mencetak gol yang berawal dari posisi sayap. Sedangkan Bolivia dengan formasi 5-3-2nya tidak mampu mengimbangi permainan Peru. Buruknya koordinasi pemain tengah membuat permainan Bolivia tidak berjalan dengan baik.

 

Babak II

 

Bolivia yang ingin mengejar ketertinggalan langsung menarik 2 fullbacknya dengan 2 pemain sayap, Soria mengubah formasi 5-3-2 menjadi 3-5-2. Performa buruk 2 fullbacknya dan kebutuhan untuk segera mencetak gol adalah alasan utama Soria melakukan ini. Soria akhirnya memasukkan Pedriel dibabak kedua dan hasilnya terlihat dengan penyerangan Bolivia yang lebih baik. Sedangkan Peru dengan keunggulan 2 gol tidak mengubah formasi , tetapi mengubah gaya bermain yang lebih bertahan.

 

Jalannya pertandingan dibabak kedua tidak jauh berbeda dengan babak pertama. Namun, dibabak kedua terlihat bagaimana tensi permainan yang meningkat, hal ini dapat terlihat dari sikutan yang dilakukan Martins terhadap Moreno dan juga keributan yang terjadi di akhir laga.


Sponsored Links
Tidak Ada komentar Surel
POSTING : OLAHRAGA
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter