"Always Speaks The Truth Even when its Hurt"
ANALISA : SENJATA PAMUNGKAS PASLON CAGUB DKI 1 DAN 3 ADALAH ISU MENGENAI PENGGUSURAN YANG DILAKUKAN AHOK !

Posted 2017 15, Jan by: admin Globeleaks    | 133.895 hits view

Analisa : Senjata Pamungkas Paslon Cagub DKI 1 dan 3 adalah Isu Mengenai Penggusuran yang Dilakukan Ahok !
    Bagikan di Facebook
Sponsored Links Globeleaks.com

Mau dikatakan apa?, ya begitulah yang terjadi dengan Pilkada DKI saat ini.

Menimbang, bukan menggurui maupun mendiskreditkan, namun siapapun yang telah melihat debat Pilkada DKI Jakarta yang diselenggarakan baru-baru ini cukup menunjukkan sebuah pemetaan yang sangat jelas mengenai apa yang dipikirkan masing-masing calon.

Para calon berusaha memaparkan segala sesuatunya agar tampak tidak normatif, natural dan tentunya merebut hati rakyat. Namun apa daya, yang namanya kemunafikan akan terendus begitu terlihat walau berada di benua berbeda.

Sama seperti calon 1 dan calon 3 pada pilkada DKI Jakarta. Ketidakrelevanan dan ketidakmengertian bercampur dengan ambisi meluap-luap untuk memenangkan kursi. Kini mereka berusaha mencoba menggoyakan calon Incumbent Nomor dua mengenai dosa-dosanya di masa lalu.

Apakah dosa itu?, tidak lain tidak bukan adalah dosa penggusuran rakyat Kecil.

Walau dunia dan semesta tahu dan mengerti alasan penggusuran itu adalah alasan manusiawi sebab rumah-rumah yang digusur itu adalah rumah-rumah tidak manusiawi, yang tempat tinggalnya tidak lebih mewah dari rumah para paslon, apalagi ditambahkan dengan tetek bengek begitu tidak nyamanannya tinggal di wilayah bantaran sungai yang tidak tertib.

Tapi siapa perduli dengan itu semua?, persetan mengenai itu, sebab walau ahok memberi alternatif, gusur, ratakan dan perbaiki perairan sungai, sebagai gantinya, beri masyarakat rumah beratap, rumah susun dan transportasi gratis, paslon 1 dan paslon 3 harus melihat itu sebagai dosa.

Mereka berusaha menciptakan sebuah citra bagi ahok dengan menjual air mata masyarakat yang digusur. Memberikan sebuah gerakan yang disebut, si ahok adalah manusia tidak berhati nurani yang tega menggusur rumah warga yang sudah puluhan tahun di sana.

Sama seperti perkataan lembut anies yang tampak tertata dan tampak anggun serta elegan : Saatnya sekarang adalah Masa Penataan Ulang, Bukan Penggusuran, well orang waras bilang itu bullshit, sebab penataan di pinggiran sungai mau apa?, mau menutup sungai?

atau mencoba mengutip pernyataan Agus, yang mengatakan bahwa kota terapung adalah solusinya. Hah? Jakarta bukan belanda bung !

Tapi ya sudahlah, yang namanya tidak mengerti jakarta ya begitu, tidak relevan, tidak sinkron, dan pastinya di masa depan cenderung begini : Melanggar semua janjinya yang dulu telah diucapkan, typical !


Menurut Agus, Persoalan Gambar diatas bisa diatasi dengan Membuatnya jadi semacam oase terapung. (Semacam kafe terapung)

Kalau Menurut Anies, gambar diatas bisa diatasi dengan menata ulang, apakah dengan membangun kembali, atau memberi rumbai-rumbai, atau menambah pernak-pernik, agar rakyat happy. 


Sponsored Links
3 komentar via surel
I Gusti Ngurah Susila commented via surel
Beda kwalitas beda kelas beda tujuan
16 Januari 2017 15 : 27

George Supardi commented via surel
Cagub no 1 dan no 3 cuma sebatas coba coba dan lucu2an coi
16 Januari 2017 11 : 20

Asep Sibero commented via surel
Kalau hanya bermodalkan Penggusuran ini sangat2 tdk bisa di pertanggung jawab kan kenapa Dimana ada kali ya di kata kali hanya lebar 5 mtr kalau hanya 5 mtr itu bukan kali namanya itu namanya parit Nah kalau masih namanya kali sdh pasti lebih dari 20 mtr lebar nya pertanyaan nya kali tersebut di huni sejak tahun berapa Kenapa di biarkan Apakah ada permainan di sini Berarti ada aturan yg di langgar siapa yg bermain selama sekian puluh tahun dan apakah ada aturan nya kalau kali bisa diperuntukan buat hunian Apakah si pegawai pemda sejak dahulu tdk melihat UU agraria kalau tdk berarti pemda dan dinas Agraria sdh bermain sekarang era nya pak ahok dmn segala sungai kali yg bentuk nya alami adalah sdh barang tentu masuk ke infentaris daerah berarti pemda mempunyai hak utk menormalisasi atau dgn kata lain pemeliharaan sengai dan kali sdh mmng hak nya pemda Nah kalau pun akan di normalisasi ke lebar sebelumnya kenapa tdk Koq ada yg protes seperti kata paslon nmr 1 dan 3 sangat mustahil kalau DKI tdk akan melakukan penggusuran jgn sekarang di kata tdk dan nyatanya setelah menjabat nyatanya program pak ahok yg di ikut
16 Januari 2017 11 : 02


POSTING : KONSPIRASI
Sponsored Links




Popular Tag


New Tag






Globeleaks.com


Globeleaks.com adalah portal berita berisi informasi menarik, jika anda ingin berkontribusi, silahkan klik link Register.

Social Links


Subscribe Newsletter